Barcelona Bisa Treble, Jumpa Real Madrid di Final Copa del Rey

1 day ago 2
ARTICLE AD BOX
Dengan kemenangan ini, Barcelona masih bersaing di tiga kompetisi utama: LaLiga, Liga Champions, dan Copa del Rey. Mereka juga telah mengamankan gelar pertama musim ini, yakni Piala Super Spanyol. Barcelona pernah meraih treble pada 2009 dan 2015, dan kini mereka kembali berpeluang mengulang prestasi tersebut.

"Ini adalah momen yang bagus, tetapi saya tahu bagaimana situasi bisa berubah dengan cepat," ujar pelatih Barcelona, Hansi Flick, dalam konferensi pers pasca pertandingan. "Bermimpi itu boleh, dan kami akan bekerja sangat keras serta tetap fokus. Kami sudah meraih satu gelar, tetapi masih ada banyak ruang untuk lebih banyak trofi di klub ini."

Barcelona akan menghadapi rival abadi mereka, Real Madrid, dalam final Copa del Rey yang akan digelar di Estadio La Cartuja, Sevilla, pada 26 April mendatang. Ini akan menjadi pertemuan pertama kedua tim di final Copa del Rey sejak 2014, ketika Madrid menang 2-1 berkat gol solo run Gareth Bale.

Namun, Flick menegaskan bahwa timnya tidak akan terlalu jauh melihat ke depan. "Saya hidup di masa sekarang, bukan di masa lalu atau masa depan. Saya tidak berpikir tentang final sekarang. Pertandingan berikutnya adalah melawan Real Betis di LaLiga, dan itu yang terpenting saat ini."

Performa Solid Barcelona

Dalam pertandingan melawan Atlético, Barcelona menunjukkan dominasi di babak pertama dengan beberapa peluang emas dari Jules Koundé, Lamine Yamal, dan Raphinha. Namun, hanya gol Ferran Torres di menit ke-27 yang menjadi pembeda. Torres mencetak gol setelah menerima umpan dari Yamal dan melepaskan tembakan mendatar yang menaklukkan kiper Juan Musso.

Atlético mencoba bangkit di babak kedua dan hampir menyamakan kedudukan melalui peluang Alexander Sorloth, tetapi Barcelona mampu bertahan dan memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka menjadi 21 pertandingan di semua kompetisi.

"Kami bermain sangat berani di babak pertama, dan di babak kedua kami sedikit menderita, tetapi pertahanan kami tampil luar biasa. Meraih clean sheet dan menang di sini tidaklah mudah. Atlético adalah salah satu tim terbaik di Spanyol dan Eropa," kata Flick.

Flick juga menyebut bahwa kekalahan dari Atlético pada Desember lalu menjadi titik balik bagi timnya. "Setelah libur musim dingin, kami mengalami banyak peningkatan. Setiap pertandingan dan sesi latihan, tim semakin percaya pada cara bermain kami. Saya mengatakan kepada tim bahwa jika mereka terus bermain seperti ini, kami berada di jalur yang fantastis. Dan saat ini, memang seperti itu."

El Clásico di Final

Hasil ini memastikan Barcelona bertemu Real Madrid di final Copa del Rey setelah Los Blancos menyingkirkan Real Sociedad dengan agregat 5-4. Ini akan menjadi El Clásico yang sangat dinantikan karena kedua tim juga bersaing ketat di LaLiga dan Liga Champions.

Sejauh ini, Barcelona unggul dalam pertemuan musim ini, dengan kemenangan 4-0 di Santiago Bernabéu pada Oktober lalu dan kemenangan 5-2 di final Piala Super Spanyol di Arab Saudi pada Januari. Namun, Real Madrid tetap menjadi lawan berat dengan rekor 11 kemenangan dari 18 pertemuan final Copa del Rey melawan Barcelona.

Selain Copa del Rey, kedua tim masih dalam persaingan merebut trofi LaLiga dan Liga Champions. Barcelona saat ini memimpin klasemen LaLiga dengan 66 poin, unggul tiga angka dari Madrid, sementara Atlético tertinggal sembilan poin dari puncak klasemen dengan sembilan laga tersisa.

Madrid akan bertandang ke London untuk menghadapi Arsenal di perempat final Liga Champions pekan depan, sedangkan Barcelona akan menjamu Borussia Dortmund. Final Copa del Rey yang akan digelar 26 April nanti di La Cartuja, Sevilla, dipastikan menjadi pertarungan klasik yang penuh gengsi.

Read Entire Article