Dinsos Buleleng Siapkan Pendampingan Korban TPPO

20 hours ago 1
ARTICLE AD BOX
Pendampingan ini diberikan, untuk memulihkan trauma korban akibat rentetan kekerasan yang mereka alami selama di Myanmar. 

Kepala Dinsos Buleleng, I Putu Kariaman Putra mengatakan, pihaknya telah menyiapkan tim untuk mendampingi kedua korban TPPO. Kedua korban itu yakni Nengah Sunaria, warga Desa Jinengdalem, Kecamatan/Kabupaten Buleleng, dan Kadek Agus Ariawan, warga Kelurahan Liligundi, Kecamatan/Kabupaten Buleleng. Tim itu akan mendampingi korban untuk memulihkan kondisi psikologis pasca mengalami kekerasan. 

Selain itu, tim tersebut juga akan memberikan pelatihan terhadap keluarga korban. Ke depan pemerintah juga akan membantu kedua korban dalam penyediaan permodalan. Dinsos akan membantu korban, untuk membuat usaha sesuai dengan keinginan mereka.

“Keluarga dua korban diberikan penguatan-penguatan seperti pelatihan, berikan permodalan. Kita perdalam dulu apa mau dilakukan, usaha seperti apa sesuai dengan hobi dia sendiri,” ujarnya, dikonfirmasi Rabu (2/4) 

Untuk memastikan kondisi korban, Dinsos pun turun langsung ke rumah korban serta menyalurkan bantuan sembako serta pakaian.

Kariaman menyebut, sejauh ini dalam pendampingan yang dilakukan, pemerintah telah mengalihkan jaminan kesehatan kedua korban menjadi penerima Kartu Indonesia Sehat (KIS). Keluarga korban juga disebut belum masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), karena sebelumnya keduanya telah bekerja. 

“Kebetulan yang bersangkutan tidak masuk DTKS, karena sebelumnya bekerja di restoran. Sekarang sudah dialihkan ke KIS APBD. Karena sekarang seperti ini kondisinya,” kata Kariaman. 

Seperti diketahui, dua warga Buleleng yang menjadi korban TPPO di Myanmar yakni Nengah Sunaria dan Kadek Agus Ariawan berhasil kembali ke Bali pada 21 Maret 2025. Mereka dipulangkan setelah melalui pelarian yang dramatis dari tempat mereka disekap.7 mzk
Read Entire Article